Dalam beberapa tahun terakhir, TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) menjadi salah satu persyaratan penting dalam industri manufaktur, telekomunikasi, elektronik, dan infrastruktur digital di Indonesia. Pemerintah terus mendorong penggunaan komponen lokal untuk memperkuat daya saing industri nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Oleh karena itu, banyak pelaku usaha kini bertanya: perangkat apa saja yang wajib dilakukan pengujian TKDN, dan bagaimana cara memproses sertifikasinya?

Bagi perusahaan yang ingin memasarkan, mengikuti tender pemerintah, atau menyediakan perangkat untuk proyek strategis nasional, memahami kewajiban uji TKDN bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui artikel ini, Cerapproval akan membahas secara lengkap jenis perangkat yang umumnya wajib menjalani pengujian TKDN serta langkah-langkah prosesnya.


Apa Itu Pengujian TKDN?

TKDN adalah persentase nilai komponen produksi dalam negeri yang terkandung dalam suatu barang, jasa, atau gabungan barang dan jasa. Dalam konteks perangkat elektronik dan telekomunikasi, pengujian TKDN dilakukan untuk memastikan bahwa produk memenuhi persyaratan kandungan lokal sesuai ketentuan regulator.

Pengujian dan sertifikasi TKDN biasanya menjadi syarat untuk:

  • Mengikuti pengadaan pemerintah
  • Memenuhi regulasi sektor telekomunikasi dan informatika
  • Mendukung proyek infrastruktur digital
  • Memperoleh akses pasar yang lebih luas di Indonesia
  • Memenuhi kewajiban untuk produk tertentu yang diatur kementerian terkait

Jenis Perangkat yang Umumnya Wajib Uji TKDN

Berikut adalah beberapa kategori perangkat yang sering diwajibkan atau sangat direkomendasikan untuk menjalani pengujian TKDN:

1. Perangkat Telekomunikasi

Kategori ini merupakan salah satu yang paling sering terkait dengan kewajiban TKDN. Contohnya:

  • Smartphone / ponsel 4G dan 5G
  • Tablet dengan fitur seluler
  • Modem
  • Router

Perangkat telekomunikasi yang dipasarkan atau digunakan dalam jaringan operator sering kali berada di bawah pengawasan regulasi yang ketat, sehingga aspek TKDN menjadi sangat penting.

2. Perangkat Infrastruktur Jaringan dan Data Center

Seiring berkembangnya transformasi digital, perangkat berikut juga sering masuk dalam cakupan evaluasi TKDN:

  • Server
  • Storage system
  • Rack network equipment
  • Firewall appliances
  • Load balancer
  • Core network devices
  • Edge computing equipment

Khusus untuk proyek pemerintah, BUMN, dan integrator besar, kepatuhan TKDN pada perangkat ini sering menjadi faktor penentu kelolosan proyek.

3. Perangkat Elektronik Industri

Perangkat yang digunakan untuk otomasi dan sistem kontrol industri juga dapat membutuhkan evaluasi TKDN, seperti:

  • PLC (Programmable Logic Controller)
  • Industrial IoT devices
  • HMI panels
  • Industrial gateways
  • Control units

4. Perangkat Energi dan Smart System

Dalam beberapa sektor, perangkat yang terintegrasi dengan infrastruktur energi dan smart city juga dapat terkena kewajiban atau preferensi TKDN:

  • Smart meter
  • Inverter system
  • Monitoring devices
  • Charging system
  • IoT monitoring unit

5. Perangkat untuk Proyek Pemerintah atau BUMN

Walaupun tidak semua perangkat secara eksplisit diwajibkan, jika produk Anda akan digunakan dalam:

  • Tender pemerintah
  • Pengadaan BUMN
  • Proyek kementerian
  • Infrastruktur publik

maka sertifikasi TKDN hampir selalu menjadi nilai tambah besar, bahkan sering kali menjadi syarat mutlak.


Bagaimana Cara Memproses Pengujian TKDN?

Berikut alur umum proses pengujian dan sertifikasi TKDN untuk perangkat:

1. Identifikasi Kategori Produk

Langkah pertama adalah menentukan klasifikasi perangkat Anda. Ini penting karena setiap jenis produk bisa memiliki:

  • Metode perhitungan TKDN berbeda
  • Dokumen teknis berbeda
  • Lembaga verifikasi yang berbeda
  • Persyaratan pendukung yang spesifik

2. Persiapan Dokumen Teknis dan Komersial

Dokumen yang biasanya dibutuhkan meliputi:

  • Spesifikasi teknis produk
  • Bill of Materials (BOM)
  • Daftar komponen lokal dan impor
  • Proses manufaktur / perakitan
  • Data supplier
  • Invoice / costing
  • Diagram alur produksi
  • Legalitas perusahaan

Semakin lengkap dokumen, semakin cepat proses evaluasi.

3. Analisis Komponen Dalam Negeri

Pada tahap ini dilakukan penilaian terhadap:

  • Nilai bahan baku lokal
  • Proses produksi lokal
  • Perakitan di Indonesia
  • Kontribusi engineering / desain
  • Jasa pendukung dalam negeri

Inilah inti dari penentuan nilai TKDN.

4. Pengujian / Verifikasi oleh Lembaga Berwenang

Produk akan melalui proses evaluasi oleh lembaga verifikasi atau surveyor yang ditunjuk sesuai regulasi. Dalam beberapa kasus, produk juga perlu melewati:

  • Uji laboratorium
  • Audit fasilitas produksi
  • Pemeriksaan dokumen biaya
  • Validasi rantai pasok

5. Penerbitan Sertifikat TKDN

Jika hasil evaluasi memenuhi syarat, maka akan diterbitkan sertifikat TKDN atau dokumen resmi yang menunjukkan persentase kandungan lokal produk.

6. Integrasi dengan Sertifikasi Lain

Untuk banyak perangkat, TKDN sering berjalan berdampingan dengan proses lain seperti:

  • Sertifikasi SDPPI / Postel
  • SNI
  • Uji EMC / Safety
  • Izin edar / registrasi produk

Karena itu, strategi terbaik adalah mengelola seluruh jalur sertifikasi secara terintegrasi.


Mengapa Perlu Menggunakan Jasa Konsultan seperti Cerapproval?

Proses TKDN sering kali memakan waktu jika perusahaan belum familiar dengan:

  • Interpretasi regulasi
  • Penyusunan dokumen
  • Klasifikasi produk
  • Perhitungan komponen lokal
  • Koordinasi dengan lembaga penguji
  • Sinkronisasi dengan sertifikasi lain

Cerapproval membantu perusahaan untuk:

  • Mengidentifikasi apakah produk wajib TKDN
  • Menyiapkan dokumen secara akurat
  • Mengurangi risiko revisi
  • Mempercepat proses sertifikasi
  • Mengintegrasikan TKDN dengan kebutuhan sertifikasi lainnya

Perangkat yang wajib uji TKDN umumnya mencakup perangkat telekomunikasi, infrastruktur jaringan, perangkat elektronik industri, sistem energi pintar, serta berbagai perangkat yang digunakan untuk pengadaan pemerintah dan BUMN. Karena regulasi dapat berubah sesuai sektor dan jenis produk, penting untuk melakukan evaluasi sejak awal sebelum produk dipasarkan atau diajukan ke tender.

Jika perusahaan Anda ingin memastikan perangkat lolos pengujian TKDN dengan proses yang lebih cepat dan efisien, bekerja sama dengan mitra yang tepat adalah langkah strategis.

Cerapproval siap membantu proses pengujian, verifikasi, dan sertifikasi TKDN untuk berbagai jenis perangkat sesuai regulasi Indonesia terbaru.

👉 Hubungi Cerapproval untuk konsultasi GRATIS sekarang.

  • Hubungi Kami untuk konsultasi sertifikasi secara gratis.
  • Download panduan lengkap proses sertifikasi KOMDIGI.
  • Jadwalkan meeting dengan tim ahli Cerapproval hari ini!

Keunggulan Cerapproval:
✔ Proses cepat & efisien
✔ Tim ahli yang memahami regulasi terbaru
✔ Layanan lengkap termasuk SNI, K3L, Postel, MKG, SIMAKESPELContact Us Today:
🌐 www.cerapproval.com
📧 gma@cerapproval.com
📱 WhatsApp: +62 899‑3300‑033


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *